Waktu berlalu dan tak akan pernah kembali, "Do the Best What We Can Do" Rumahidamanku.com
Jangan pernah memastikan sesuatu hal jika sesuatu hal itu berada di luar kendalimu untuk bisa kamu jadikan sesuatu hal yang dapat kamu pastikan Rumahidamanku.com
Kabupaten Karawang berada di bagian utara Provinsi Jawa Barat yang secara geografis terletak antara 107002’ - 107040’ BT dan 5056’ - 6034’ LS, termasuk daerah daratan yang relatif rendah, mempunyai variasi ketinggian wilayah antara 0-1.279 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan wilayah 0-20, 2-150, 15-400, dan diatas 400 dengan temperatur udara rata-rata 270C, tekanan rata-rata 0,01 milibar, penyinaran matahari 66% serta kelembaban nisbi 80%. Curah hujan tahunan berkisar 1.100-3.200 mm/tahun. Topografi di Kabupaten Karawang sebagian besar berbentuk dataran yang relatif rendah (25 m dpl) terletak pada bagian utara mencakup Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Rengasdengklok, Kutawaluya, Tempuran, Cilamaya, Rawamerta, Telagasari, Lemahabang, Jatisari, Klari, Karawang, Tirtamulya, sebagian Telukjambe, Jayakerta, Majalaya, sebagian Cikampek dan sebagian Ciampel. Hanya sebagian kecil wilayah yang bergelombang dan berbukit-bukit di bagian selatan dengan ketinggian antara 26 – 1.200 dpl. Daerah perbukitan tersebut antara lain : Gunung Pamoyanan, Dindingsari, Golosur, Jayanti, Godongan, Rungking, Gadung, Kuta, Tonjong, Seureuh, Sinalonggong, Lanjung dan Gunung Sanggabuana. Terdapat pula Pasir Gabus, Cielus, Tonjong dengan ketinggian bervariasi antara 300-1.200 m dpl dan tersebar di Kecamatan Tegalwaru, sebagian kecil Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Ciampel Luas wilayah Kabupaten Karawang 1.753,27 Km2 atau 175.327 Ha, luas tersebut merupakan 4,72 % dari luas Provinsi Jawa Barat (37.116,54 Km2) dan memiliki laut seluas 4 Mil x 84,23 Km, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Jawa b. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Subang c. Sebelah Tenggara : Berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta d. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Cianjur e. Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Bekasi
Motor roda dua yang menggunakan rem cakram tentu kinerjanya sangat dipengaruhi pompa oli rem cakram. Pompa oli rem cakram antara lain terdiri dari roda gigi cacing, per, dan 2 seal oli bermaterial karet. Jangka waktu tertentu, oli rem cakram harus di ganti karena minyak rem memiliki umur pemakaian. Apabila minyak rem sudah berganti warna maka minyak rem harus diganti. Demikian pun seal minyak rem yang berasal dari karet. Meskipun masih original bawaan motor waktu beli baru, seal ini juga bisa mengalami kerusakan yang dipengaruhi intensitas penggunaan rem cakram dimaksud. Membeli seal minyak rem ini musti satu set dan tidak terjual terpisah berkisar harga Rp. 15.000,- per set. Seal rusak harus diganti jika tidak diganti baru maka ketika pompa minyak rem ditekan masuk ke kaliper rem, minyak itu tidak akan tersedot kembali ke penampungan. Hal ini menyebabkan kampas rem cakram tetap mencengkeram dan memperlambat laju putar roda. Piringan rem cakram akan menjadi panas, cepat aus, mesin motor bekerja ekstra dan bahan bakar motor menjadi boros. Semoga informasi ini bermanfaat..(sumber : sbp).
Berkendara yang aman memang menjadi kebutuhan bagi semua pemakai jalan raya agar tetap sehat bagas waras sampai tujuan. Namun jika ban sepeda motor anda bukan type tubless namun memakai ban dalam dan ada tambalan, berikut tips berkendara yang aman. Usahakan motor anda melaju dengan kecepatan sedang sekira 80km/jam. Sebab bila roda ban berputar dengan kecepatan tinggi maka udara dalam ban menjadi panas sehingga akan merusak tambalan ban dalam. Akibatnya ban menjadi kempes tanpa disadari dan berakibat goyahnya motor, menjadi salah satu sebab kecelakaan. Jikapun selamat maka ban motor bagian luar menjadi retak retak. Berhati-hatilah..(sumber : sbp).