Selamat Datang
one stop service for living


Waktu berlalu dan tak akan pernah kembali, "Do the Best What We Can Do"

Rumahidamanku.com
Jangan pernah memastikan sesuatu hal jika sesuatu hal itu berada di luar kendalimu untuk bisa kamu jadikan sesuatu hal yang dapat kamu pastikan
Rumahidamanku.com
Sponsor Iklan
Pengunjung : 5228

Lambang Kabupaten Karawang , Jawa Barat

Kabupaten Karawang berada di bagian utara Provinsi Jawa Barat yang secara geografis terletak antara 107002’ - 107040’ BT dan 5056’ - 6034’ LS, termasuk daerah daratan yang relatif rendah, mempunyai variasi ketinggian wilayah antara 0-1.279 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan wilayah 0-20, 2-150, 15-400, dan diatas 400 dengan temperatur udara rata-rata 270C, tekanan rata-rata 0,01 milibar, penyinaran matahari 66% serta kelembaban nisbi 80%. Curah hujan tahunan berkisar 1.100-3.200 mm/tahun. Topografi di Kabupaten Karawang sebagian besar berbentuk dataran yang relatif rendah (25 m dpl) terletak pada bagian utara mencakup Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Rengasdengklok, Kutawaluya, Tempuran, Cilamaya, Rawamerta, Telagasari, Lemahabang, Jatisari, Klari, Karawang, Tirtamulya, sebagian Telukjambe, Jayakerta, Majalaya, sebagian Cikampek dan sebagian Ciampel. Hanya sebagian kecil wilayah yang bergelombang dan berbukit-bukit di bagian selatan dengan ketinggian antara 26 – 1.200 dpl. Daerah perbukitan tersebut antara lain : Gunung Pamoyanan, Dindingsari, Golosur, Jayanti, Godongan, Rungking, Gadung, Kuta, Tonjong, Seureuh, Sinalonggong, Lanjung dan Gunung Sanggabuana. Terdapat pula Pasir Gabus, Cielus, Tonjong dengan ketinggian bervariasi antara 300-1.200 m dpl dan tersebar di Kecamatan Tegalwaru, sebagian kecil Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Ciampel Luas wilayah Kabupaten Karawang 1.753,27 Km2 atau 175.327 Ha, luas tersebut merupakan 4,72 % dari luas Provinsi Jawa Barat (37.116,54 Km2) dan memiliki laut seluas 4 Mil x 84,23 Km, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Jawa b. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Subang c. Sebelah Tenggara : Berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta d. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Cianjur e. Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Bekasi

Pengunjung Kabupaten Karawang : 3847

30-05-2021
-

memilih lampu untuk rumah

gambar ilustrasi sensor gerak untuk lampu lampu rumah
ilustrasi sensor untuk lampu rumah

Lampu rumah adalah bagian yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. perkembangan teknologi mengarahkan kita pada efisiensi penggunaan energi listrik yang cukup signifikan. Bagi Anda yang malas menghidup-matikan lampu lampu di rumah tersedia beberapa pilihan alternatif. Lampu rumah sendiri terdiri atas beberapa pilihan fungsi kegunaan. Lampu rumah yang harus selalu menyala siang malam, lampu yang harus menyala sepanjang malam, hanya waktu tertentu atau jika masih ada pergerakan orang. Lampu taman atau luar rumah sebaiknya memakai lampu dengan sensor cahaya yang akan menyala saat gelap atau menggunakan timer pada saklarnya dan menyala rentang waktu tertentu. Lampu garasi bisa dipilih lampu dengan pengatur sensor gerak ataupun cahaya sehingga akan menyala kala gelap dan ada pergerakan orang. Lampu gudang bisa dipilih lampu berdasarkan sensor gerak dan menyala saat ada pergerakan orang entah siang atau malam. Lampu rumah utama bisa dipilih lampu berdasarkan kebutuhan dengan saklar karena mudah jangkauan dan rentang waktu tidak tentu. Alternatif cara menghidupkan lampu mungkin akan sangat membantu Anda mengatur rumah dan menghemat listrik meskipun modal awal cukup besar. Semoga bermanfaat..(sumber : sbp).

12-04-2019
none

Cara memilih rumah untuk kediaman

gambar memilih rumah
cara memilih rumah untuk tinggal

Memilih rumah dengan kualitas bangunan dan lokasi yang tepat sesuai keinginan kita seringkali menghabiskan energi kita. Satu hal yang dijadikan prioritas utama adalah ketersediaan air, listrik, akses jalan, dan kualitas bangunan. Seringkali memilih tempat tinggal baru di saat musim hujan sehingga ketersediaan air tanah cukup melimpah dan mengandalkannya. Namun saat musim kemarau tiba maka air tanah bisa menghilang begitu saja atau terpaksa mandi bercampur air lumpur. Jika area tempat tinggal dilewati oleh jaringan pipa air bersih yang stabil suplainya mungkin menjadi pelanggan akan menghemat pikiran dan tenaga kita. Jangan tergiur harga rumah yang murah namun akses air bersih sangat susah. .(sumber : sbp).

Usaha Terbaru